Rela Masuk Zona Merah Covid-19, Teknisi IndiHome Bertekad Berikan Pelayanan Terbaik – Saat sebagian manusia menghindari kawasan zona merah Covid-19, teknisi IndiHome Slamet Baskoro justru melakukan sebaliknya. Pria yang kerap disapa Baskoro itu masuk ke zona merah Covid-19 untuk sebuah misi mulia. Salah satunya, menyambungkan kebahagiaan bagi pasien di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet, Kemayoran. “Awalnya saya merasa khawatir mau masuk ke Wisma Atlet karena kebetulan saya sudah berkeluarga, jadi takut kalau virusnya terbawa ke rumah,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima, Selasa (23/2/2021). Namun, Baskoro memberanikan diri untuk tetap masuk ke Wisma Atlet. Menurutnya, hal ini menjadi salah satu tanggung jawab yang harus dipenuhi.

“Bismillah saya beranikan diri. Alhamdulillah, respons dari pasien dan tenaga kesehatan (nakes) juga sangat baik. Jadi, saya merasa tersanjung dan bangga bisa mengembalikan senyum bahagia mereka,” ungkap Baskoro. Selama bekerja, pria yang sudah bekerja sebagai teknisi IndiHome selama lima tahun itu mengaku selalu menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan baik. Adapun prokes yang diterapkan adalah mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, dan mengganti baju (4M) usai bertugas di Wisma Atlet. Tak kalah penting, Baskoro tetap memakai alat pelindung diri (APD) lengkap serta menjaga kesehatan fisik dan kestabilan berpikir agar tidak panik dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Baca Juga : Promo Pemasangan Indihome Wilayah Jawa Barat

Selain itu, ia menyadari akan pentingnya ketersediaan layanan telekomunikasi di Wisma Atlet. Sebab, kata dia, banyak tenaga medis, tim satuan tugas (satgas), dan pihak-pihak lain membutuhkan internet untuk beraktivitas. Beberapa aktivitas tersebut meliputi update informasi, pendataan pasien, dan lain sebagainya. Tak hanya pihak medis, akses internet cepat diperuntukan pula kepada para pasien untuk berkomunikasi dengan keluarga dan beraktivitas secara online selama masa karantina di Wisma Atlet.

Ketersediaan akses internet andal di Wisma Atlet tiak lepas dari kegigihan manusia-manusia hebat dan tangguh di belakangnya. Dedikasi, kontribusi, dan usaha keras mereka memberi sumbangsih besar bagi kemajuan bangsa di tengah kondisi pandemi Covid-19. Oleh karena itu, teknisi memiliki peran penting bagi kelancaran internet di Wisma Atlet. Mereka adalah garda terdepan IndiHome yang terus bekerja demi kelancaran dan kenyamanan berkarya bagi semua warga negara Indonesia (WNI).

Apresiasi kepada para teknisi Pada kesempatan yang sama, Vice President Marketing Management Telkom E Kurniawan mengatakan, IndiHome akan membuat video tentang perjuangan para teknisi dan berkolaborasi dengan seorang film director ternama, Dimas Djayadiningrat. “Video kolaborasi ini sebagai bentuk apresiasi kami kepada para pejuang teknisi IndiHome yang menjadi garda terdepan penyediaan akses telekomunikasi di zona merah Covid-19,” ujarnya. Pasalnya, sambung Kurniawan, Kiprah dan semangat para teknisi IndiHome menjadi penyemangat bangsa untuk terus maju dan bertahan di masa pandemi Covid-19. Tak hanya sebagai bentuk apresiasi, video yang tayang pada akun Instagram dan YouTube @IndiHome itu bertujuan untuk memberikan semangat kepada masyarakat agar tetap kreatif dan produktif.

“Seperti yang dilakukan oleh para teknisi IndiHome. Apapun kondisinya, mereka selalu siap di garda terdepan dengan pantang menyerah demi kebaikan dan keberlanjutan hidup bangsa,” imbuh Kurniawan. Ia menjelaskan, dalam kondisi seperti sekarang, internet telah menjadi kebutuhan penting dan solusi untuk melakukan produktivitas serta kreativitas masyarakat. Seperti diketahui, pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sejak Maret 2020 belum juga selesai. Selama rentang waktu yang panjang tersebut, berbagai dampak telah dirasakan masyarakat, salah satunya adalah terbatasnya aktivitas di luar rumah. “Masyarakat dapat terus maju bersama IndiHome dengan layanan internet cepat dan berbagai konten menarik. Tak hanya menghibur, kami juga akan memudahkan masyarakat dalam menjalankan aktivitasnya di rumah,” ujarnya.

 

 

 

Sumber : https://money.kompas.com/